Category: Materi Perkuliahan
-
Tanggung Jawab Hukum dan Akuntabilitas dalam Sistem Artificial Intelligence
•
Oleh: Tim Penyusun, Diupdate 10 Januari 2026 Perkembangan artificial intelligence (AI) yang semakin canggih dan otonom memunculkan pertanyaan mendasar: siapa yang bertanggung jawab ketika sistem AI menimbulkan kerugian? Apakah pengembang (developer), penyedia layanan (service provider), pengguna akhir (end-user), atau kombinasi semuanya? Esai ini membahas secara sistematis kerangka tanggung jawab hukum…
-
Kecerdasan Buatan dan Aspek Hukum
•
Oleh: Tim Penyusun, Diupdate 10 Januari 2026 Kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) telah menjadi teknologi transformasional yang mengubah hampir seluruh sektor kehidupan—dari kesehatan, keuangan, transportasi, hingga penegakan hukum dan administrasi publik. Sistem AI kini berperan dalam mendiagnosis penyakit, menyaring pelamar kerja, menentukan kelayakan kredit, merekomendasikan pidana, memoderasi konten media…
-
Alat Bukti Elektronik dan Digital Forensik
•
Oleh: Tim Penyusun, Diupdate 10 Januari 2026 Transformasi digital mengubah secara fundamental lanskap penegakan hukum dan sistem peradilan. Hampir setiap perkara—baik cybercrime maupun kejahatan konvensional—kini meninggalkan jejak digital: pesan instan, log server, rekaman CCTV, transaksi elektronik, hingga metadata dari gawai pribadi. Dalam konteks ini, alat bukti elektronik (electronic evidence) menjadi…
-
Aspek Hukum Media Sosial
•
Oleh: Tim Penyusun, Diupdate 10 Januari 2026 Media sosial menjadi infrastruktur komunikasi publik utama di Indonesia dengan lebih dari 190 juta pengguna dan tingkat penetrasi di atas 70% populasi.[1] Transformasi ini membuka ruang demokratisasi informasi, partisipasi publik, dan peluang ekonomi digital, namun sekaligus memunculkan spektrum persoalan hukum baru: pencemaran nama…
-
Transaksi Elektronik dan Kontrak Digital
•
Oleh: Tim Penyusun, Diupdate 10 Januari 2026 Transformasi digital ekonomi Indonesia telah mendorong evolusi fundamental dalam cara konsumen dan pelaku usaha melakukan transaksi. Pertumbuhan e-commerce, marketplace, dan layanan pembayaran digital menciptakan kebutuhan mendesak akan kepastian hukum terkait transaksi elektronik, kontrak digital, dan bukti elektronik. Esai ini menganalisis kerangka regulasi Indonesia…
-
Hak Kekayaan Intelektual di Dunia Maya
•
Oleh: Tim Penyusun, Diupdate 10 Januari 2026 Ekspansi ekonomi digital di Indonesia menciptakan kompleksitas baru dalam perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) yang sebelumnya tidak dihadapi dalam era analog. Dengan lebih dari 143 juta pengguna media sosial dan tingkat penetrasi internet mencapai sekitar 85% populasi, tantangan terhadap perlindungan karya cipta, merek,…
-
Perlindungan Data Pribadi di Era Digital
•
Oleh: Tim Penyusun, Diupdate 10 Januari 2026 Perlindungan data pribadi telah menjadi hak asasi fundamental di era digital yang tidak dapat ditawar (non-negotiable). Esai ini menganalisis kerangka regulasi perlindungan data pribadi Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dengan membandingkannya dengan standar internasional, khususnya…
-
Tindak Pidana Siber (Cybercrime)
•
Oleh: Tim Penyusun, Diupdate 10 Januari 2026 Cybercrime merupakan fenomena global yang terus berkembang dengan tingkat kompleksitas dan kerugian finansial yang signifikan. Esai ini menganalisis landscape cybercrime Indonesia melalui multiple lenses: definisi dan tipologi cybercrime berdasarkan literatur internasional dan regulasi domestik, mapping terhadap Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan…
-
Karakteristik dan Asas Hukum Siber
•
Oleh: Tim Penyusun, Diupdate 10 Januari 2026 Ruang siber (cyberspace) merupakan lingkungan virtual yang fundamental berbeda dari ruang fisik tradisional, dengan karakteristik borderless, interkonektivitas global, dan anonimitas yang menciptakan tantangan unik dalam penerapan prinsip-prinsip hukum konvensional. Esai ini menganalisis karakteristik intrinsik ruang siber dan konsekuensinya terhadap asas-asas hukum yang berlaku,…
-
Hukum Siber dan Kecerdasan Buatan
•
Oleh: Tim Penyusun, Diupdate 8 Januari 2026 Perkembangan artificial intelligence (AI) yang semakin canggih dan otonom memunculkan pertanyaan mendasar: siapa yang bertanggung jawab ketika sistem AI menimbulkan kerugian? Apakah pengembang (developer), penyedia layanan (service provider), pengguna akhir (end-user), atau kombinasi semuanya? Esai ini membahas secara sistematis kerangka tanggung jawab hukum…